Pada gerimis sore ini,

Ada seekor burung hujan,

Hinggap di dahan akasia.


Ku intipnya dari jendela kamarku,

Ku amati, rupanya Ia sedang gelisah.


Burung hujan itu,

Mengibas-ngibaskan jambulnya,

Melompat-lompat di dahan akasia.


Sesekali menggerakkan ekornya

Menggosok-gosokkan paruhnya,

Kemudian berusaha menutupi dirinya,

Dengan kedua sayapnya.


Murung dan terdiam,

Berlindung di bawah,

Dedaunan akasia itu.

[Mei, 2022]