Tak ada kemudahan bagi seseorang yang hidup di perantauan. Kamu akan dihadapkan dengan beragam tantangan, yang terkadang membuat kamu ingin menyerah saja.
Kamu akan dituntut bekerja keras, hanya
untuk sekedar bertahan hidup. Bagi anak rantau, bertahan hidup satu hari saja
di perantauan adalah suatu anugerah yang luar biasa.
Meskipun demikian, masih ada diantara
sebagian anak rantau ini yang kesulitan dalam bertahan hidup. Sehingga, mereka
juga mengalami kesulitan untuk berkembang selama di perantauan.
Berikut ini, ada 7 kebiasaan yang
perlu kamu terapkan agar bisa berkembang di perantauan yang telah saya rangkum
dari beberapa sumber.
Memang tidak mudah menerima kenyataan sebagai anak rantau.
Terkadang, pada suatu waktu kamu akan merindukan rumah.
Kamu akan merindukan ayah, ibu, dan sanak saudara. Kamu
akan merindukan momen-momen sederhana di kampung halaman.
Namun, sebaiknya kamu menghindari sikap seperti ini.
Karena hal-hal ini akan membuatmu sulit berkembang dan membebani hidupmu.
Sebaliknya, belajarlah menerima kenyataan sebagai anak rantau, yang akan bertanggung jawab pada diri sendiri. Bertanggung jawab pada setiap keputusan-keputusan yang kamu ambil. Dan pada setiap permasalahan yang kamu hadapi.
Saat kamu berada di perantauan, tidak
dipungkiri kalau sewaktu-waktu jaringan pertemananmu lah yang akan membantu
kamu, pada saat kamu menghadapi kesulitan.
Misalnya, sewaktu kamu kesulitan
mendapatkan informasi mengenai kontrakan dengan harga terjangkau, informasi
mengenai lowongan kerja terbaru, atau informasi mengenai peluang usaha yang
kamu minati.
Meskipun demikian, sebaiknya kamu juga
perlu bijaksana dalam memilih teman. Usahakan untuk memilih lingkungan
pertemanan yang sejalan dengan tujuan kamu merantau.
Berada di lingkungan pertemanan yang tepat, akan membantu kamu lebih mudah berkembang di perantauan.
3. Aktif Mengikuti Komunitas yang Kamu Minati di Perantauan
Di mana pun tempat kamu merantau saat ini,
kamu pasti akan menemukan beberapa komunitas anak muda yang sesuai dengan minat
kamu.
Bergabunglah bersama salah satu dari komunitas-komunitas
itu. Kamu hanya perlu meluangkan waktu beberapa jam saja selama sepekan untuk
terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan.
Melalui komunitas-komunitas itu, kamu akan berkesempatan memperluas pergaulan, menambah wawasan dan pengetahuan, melatih jiwa kepemimpinan, meningkatkan kemampuan sosial, dan lain sebagainya.
4. Pandai Memanfaatkan Peluang yang Ada
Pada saat kamu mengambil keputusan ingin merantau, kamu pasti mengalami masalah keuangan. Tidak apa-apa, barangkali saat ini kamu masih mengharapkan bantuan keuangan dari orangtua.
Ketika kamu mulai
berkarier di perantauan, kamu pasti akan dihadapkan dengan beragam tantangan. Seringkali,
kamu pun gagal mencapai keinginanmu. Pada titik ini, tentu kamu akan berpikir
untuk menyerah pada keadaan.
Namun, sebaiknya kamu berpikir lagi untuk tidak cepat menyerah pada keadaan. Tidak masalah, jika kamu ingin rehat sejenak, mengumpulkan semangat untuk berjuang lagi. Setelah itu, kamu bisa kembali mencoba lagi mewujudkan apa yang kamu inginkan.
6. Luangkan Waktu Berkomunikasi dengan Keluarga dan Orangtua di Kampung Halaman
Sesekali luangkan
waktu berkomunikasi dengan keluarga dan orangtuamu di kampung halaman. Karena,
kita tak akan pernah tahu kapan terakhir kalinya kita akan berkomunikasi dengan
mereka.
Ilustrasi kampung halaman (Foto: pexel.com)
Sewaktu kamu
mendengarkan suara mereka, kamu seolah mendapatkan semangat baru untuk kembali
berjuang lagi di perantauan.
Seringkali, mereka
akan menasehati kamu untuk tetap fokus pada tujuan awal kamu merantau.
Nasehat-nasehat yang mereka berikan akan sangat bermanfaat bagi perkembangan
kamu di perantauan.
Karena itu, berusaha lah untuk selalu berkomunikasi dengan keluarga dan orangtuamu di kampung halaman.
7. Bijaksana dalam Mengelola Keuangan
Mengelola keuangan
sebagai seorang perantau memang agak sulit. Ada saja pengeluaran yang harus
kamu penuhi. Mulai dari pengeluaran untuk transportasi, makan, hingga tempat
tinggal.
Belum lagi pengeluaran
hanya untuk sekedar nongkrong bersama teman-teman di tempat-tempat nongkrong yang
sedang hits.
Maka itu, kamu
perlu bijaksana dalam mengelola keuangan. Kamu perlu mengurangi gaya hidup yang
kurang produktif, agar pengeluaranmu tidak lebih besar dari pemasukan. Dengan
begitu, kamu bisa terhindar dari masalah keuangan yang seringkali membuat
stres.
Demikian 7
kebiasaan yang perlu kamu terapkan agar bisa berkembang di perantauan. Semoga
bermnfaat.






0 Komentar