Terapkan 7 Kebiasaan Ini, Kamu Akan Berkembang di Perantauan

Tak ada kemudahan bagi seseorang yang hidup di perantauan. Kamu akan dihadapkan dengan beragam tantangan, yang terkadang membuat kamu ingin menyerah saja.

Kamu akan dituntut bekerja keras, hanya untuk sekedar bertahan hidup. Bagi anak rantau, bertahan hidup satu hari saja di perantauan adalah suatu anugerah yang luar biasa.

Meskipun demikian, masih ada diantara sebagian anak rantau ini yang kesulitan dalam bertahan hidup. Sehingga, mereka juga mengalami kesulitan untuk berkembang selama di perantauan.

Berikut ini, ada 7 kebiasaan yang perlu kamu terapkan agar bisa berkembang di perantauan yang telah saya rangkum dari beberapa sumber.


1. Terima Kenyataan sebagai Anak Rantau. Kemudian, Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Memang tidak mudah menerima kenyataan sebagai anak rantau. Terkadang, pada suatu waktu kamu akan merindukan rumah.

Kamu akan merindukan ayah, ibu, dan sanak saudara. Kamu akan merindukan momen-momen sederhana di kampung halaman.

Namun, sebaiknya kamu menghindari sikap seperti ini. Karena hal-hal ini akan membuatmu sulit berkembang dan membebani hidupmu.

Sebaliknya, belajarlah menerima kenyataan sebagai anak rantau, yang akan bertanggung jawab pada diri sendiri. Bertanggung jawab pada setiap keputusan-keputusan yang kamu ambil. Dan pada setiap permasalahan yang kamu hadapi. 


Kamu tak akan bisa lagi mengandalkan orangtua atau keluargamu untuk sekedar membantu menyelesaikan masalah yang ada di depan mata.

Lihatlah masalah-masalah itu sebagai kesempatan bagi kamu untuk belajar bertumbuh dan berkembang. 

Terbuka lah pada pengalaman-pengalaman unik yang belum pernah kamu peroleh selama berada di kampung halaman.

2. Boleh Bergaul dengan Siapa Saja. Namun, Harus Bijak Memilih Teman

Salah satu kebiasaan yang bisa kamu terapkan agar bisa berkembang di perantauan adalah kemampuan berjejaring dengan orang lain.

Saat kamu berada di perantauan, tidak dipungkiri kalau sewaktu-waktu jaringan pertemananmu lah yang akan membantu kamu, pada saat kamu menghadapi kesulitan.

Misalnya, sewaktu kamu kesulitan mendapatkan informasi mengenai kontrakan dengan harga terjangkau, informasi mengenai lowongan kerja terbaru, atau informasi mengenai peluang usaha yang kamu minati.

Meskipun demikian, sebaiknya kamu juga perlu bijaksana dalam memilih teman. Usahakan untuk memilih lingkungan pertemanan yang sejalan dengan tujuan kamu merantau.

Berada di lingkungan pertemanan yang tepat, akan membantu kamu lebih mudah berkembang di perantauan.

3. Aktif Mengikuti Komunitas yang Kamu Minati di Perantauan

Di mana pun tempat kamu merantau saat ini, kamu pasti akan menemukan beberapa komunitas anak muda yang sesuai dengan minat kamu.

Ilustrasi anak rantau sedang latihan futsal bersama teman-temannya
(Foto: pexel.com/Franco Monsalvo)

Bergabunglah bersama salah satu dari komunitas-komunitas itu. Kamu hanya perlu meluangkan waktu beberapa jam saja selama sepekan untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan.

Melalui komunitas-komunitas itu, kamu akan berkesempatan memperluas pergaulan, menambah wawasan dan pengetahuan, melatih jiwa kepemimpinan, meningkatkan kemampuan sosial, dan lain sebagainya.

4. Pandai Memanfaatkan Peluang yang Ada

Pada saat kamu mengambil keputusan ingin merantau, kamu pasti mengalami masalah keuangan. Tidak apa-apa, barangkali saat ini kamu masih mengharapkan bantuan keuangan dari orangtua.

Foto: Pixbay.com
Namun, tidak ada salahnya jika seiring berjalannya waktu, kamu mulai bereksplorasi memanfaatkan kemampuan yang sudah kamu miliki untuk menambah penghasilan. Siapa tahu, di sana ada peluang yang dapat kamu manfaatkan untuk menambah uang saku. 

5. Jangan Cepat Menyerah pada Keadaan

Ketika kamu mulai berkarier di perantauan, kamu pasti akan dihadapkan dengan beragam tantangan. Seringkali, kamu pun gagal mencapai keinginanmu. Pada titik ini, tentu kamu akan berpikir untuk menyerah pada keadaan.

Namun, sebaiknya kamu berpikir lagi untuk tidak cepat menyerah pada keadaan. Tidak masalah, jika kamu ingin rehat sejenak, mengumpulkan semangat untuk berjuang lagi. Setelah itu, kamu bisa kembali mencoba lagi mewujudkan apa yang kamu inginkan.

6. Luangkan Waktu Berkomunikasi dengan Keluarga dan Orangtua di Kampung Halaman

Sesekali luangkan waktu berkomunikasi dengan keluarga dan orangtuamu di kampung halaman. Karena, kita tak akan pernah tahu kapan terakhir kalinya kita akan berkomunikasi dengan mereka.  

Ilustrasi kampung halaman (Foto: pexel.com)

Sewaktu kamu mendengarkan suara mereka, kamu seolah mendapatkan semangat baru untuk kembali berjuang lagi di perantauan.

Seringkali, mereka akan menasehati kamu untuk tetap fokus pada tujuan awal kamu merantau. Nasehat-nasehat yang mereka berikan akan sangat bermanfaat bagi perkembangan kamu di perantauan.

Karena itu, berusaha lah untuk selalu berkomunikasi dengan keluarga dan orangtuamu di kampung halaman.

7. Bijaksana dalam Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan sebagai seorang perantau memang agak sulit. Ada saja pengeluaran yang harus kamu penuhi. Mulai dari pengeluaran untuk transportasi, makan, hingga tempat tinggal.

Belum lagi pengeluaran hanya untuk sekedar nongkrong bersama teman-teman di tempat-tempat nongkrong yang sedang hits.

Maka itu, kamu perlu bijaksana dalam mengelola keuangan. Kamu perlu mengurangi gaya hidup yang kurang produktif, agar pengeluaranmu tidak lebih besar dari pemasukan. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari masalah keuangan yang seringkali membuat stres. 

Demikian 7 kebiasaan yang perlu kamu terapkan agar bisa berkembang di perantauan. Semoga bermnfaat.



Posting Komentar

0 Komentar