Apakah kamu sedang berencana untuk jalan-jalan ke Amfoang di akhir tahun ini?
Atau mungkin kamu adalah seorang
perantau yang saat ini sedang bertugas di salah satu daerah yang ada di
Amfoang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur?
Bagaimana perasaan kamu ketika pertama
kalinya bertugas di daerah ini? Dan bagaimana pula perasaan kamu sewaktu
menyaksikan keindahan alamnya?
Saya yakin, kamu pasti tidak akan mudah
melupakan setiap kenangan yang kamu habiskan di Amfoang.
Daerah Amfoang sendiri terbagi menjadi
beberapa kecamatan yakni kecamatan Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut,
Amfoang Selatan, Amfoang Tengah, Amfoang Utara, dan Amfoang Timur.
Nah, apakah kamu tahu bahwa di salah
satu kecamatan yang ada di Amfoang ini, terdapat salah satu tempat wisata yang
belum diketahui oleh kebanyakan orang, tetapi akhir-akhir ini semakin populer
di kalangan anak muda.
Tempat wisata ini bernama Fatu Ike.
Belum banyak para pecinta alam yang berani datang ke tempat ini. Karena itu,
tempat ini bisa dikatakan masih sangat perawan. Pantainya masih sangat alami,
indah, dan bersih. Tak ada sampah di sana.
Deburan Ombak dapat kamu dengar dengan
jelas. Pada sore harinya, kamu dapat menyaksikan senja yang begitu indah. Suatu
keindahan yang dapat kamu nikmati dalam beberapa menit.
Mendengar nama Amfoang,
barangkali yang ada dalam bayanganmu adalah sebuah daerah yang terisolir,
kurang memadainya fasilitas pendukung, baik itu jalan yang buruk, atau masalah
penerangan, serta jaringan internet yang kadang-kadang hilang muncul.
Namun, ada hal-hal lain yang belum kamu
ketahui dari Amfoang loh. Di balik kekurangannya itu, daerah Amfoang
menyembunyikan tempat-tempat wisata nan indah berkelas dunia. Salah satunya
adalah Pantai Fatu
Ike di Amfoang Timur ini.
Di lansir dari suaraamfoang.com, Pantai
Fatu Ike terletak di pinggiran jalan raya Vetor Kameo, Desa Kifu, Kecamatan
Amfoang Timur, tepatnya di perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
Republik Demokratik Timor-Leste.
Fatu Ike adalah sebuah batu berbentuk
runcing yang tertancap dengan kokoh di dasar laut. Nama Fatu Ike sendiri
berasal dari dua suku kata dalam Bahasa Dawan yaitu; “Fatu” yang artinya “Batu”, dan “Ike/ikel” adalah
alat pemintal benang dari kapas yang akan digunakan sebagai bahan menenun.
Pantai Fatu Ike pada saat ini,
telah menjelma wisata lokal bagi masyakarat Amfoang Timur. Pantai ini sering
dikunjungi oleh masyarakat sekitar, baik itu pada akhir pekan atau pada waktu
musim liburan tiba.
Ada juga yang sekedar mampir pada saat
melakukan perjalanan, baik dari Oepoli menuju Lelogama, Amfoang Selatan atau
pun sebaliknya.
Berkunjung ke Amfoang Timur, adalah
sebuah pengalaman yang sangat berkesan bagi kamu yang suka berpetualang. Ketika
kamu berada di sana, kamu akan terkagum-kagum dengan keindahan pantai pada
wisata alam Fatu Ike ini.
Jadi, apabila kamu ada kesempatan,
jangan lupa berkunjung ke Amfoang Timur ya.



0 Komentar