Pernahkah sahabat rantau menonton film “the space between us?” Salah satu film fiksi romantis kisah cinta LDR berbeda planet, antara Mars dan Bumi. Sungguh, suatu kisah cinta LDR yang sangat jauh bukan?
Film ini bercerita tentang kisah asmara dan segala
tantangannya, sepanjang keberadaannya di bumi. Bagi siapa pun di bumi, menjadi
sosok Gardner Elliot mungkin merupakan suatu keberuntungan. Bahkan, menjadi
pribadi seperti Gardner bisa jadi adalah dambaan banyak orang.
Bagaimana tidak, Gardner Elliot adalah anak yang dilahirkan oleh ibunya, bernama Sarah Elliot di planet Mars. Ia juga merupakan manusia pertama yang lahir di sana.
Gardner Elliot sendiri, semasa hidupnya dibesarkan oleh para
ilmuwan. Hal demikian menjadikan Gardner Elliot, menjelma seorang anak yang
cerdas dan sangat jenius.
Namun, rupanya keberadaan Gardner di Mars tidak membuat ia
senang. Diam-diam ia mencari tahu tentang bumi, hingga pada suatu waktu Ia
menemukan seorang teman di bumi bernama Tulsa. Pertemuan antara kedua manusia
itu terjadi seacar virtual. Jadi, Tulsa merupakan teman online Gardner Elliot
selama berada di planet Mars.
Walaupun kedua manusia itu terpisahkan oleh jarak, Gardner
membuat janji bahwa suatu hari nanti Ia akan mengunjungi Tulsa.
Selama berada di planet Mars, Gardner mempelajari bagaimana
manusia melakukan aktivitasnya di bumi melalui film “jadul” yang
ditontonnya. Namun, di sini Ia lebih banyak belajar bagaimana menjalin hubungan
dengan manusia.
Salah satu hal yang Ia pelajari adalah bagaimana Ia dapat
membukakan pintu mobil untuk pasangannya ketika berada di bumi.
Singkat cerita, Gardner mendapat kesempatan datang ke bumi.
Tentunya, untuk datang ke Bumi, Ia harus melewati proses yang tidak mudah.
Ketika pertama kali sampai di Bumi, Gardner begitu kagum dengan keindahannya.
Keindahan pertama yang Ia saksikan di bumi adalah air laut.
Akan tetapi, suatu hal terjadi. Dimana kesehatan Gardner menurun, karena kondisi tubuhnya tidak bisa menyesuaikan dengan keadaan di Bumi.
Hal ini ditandai dengan adanya pembesaran pada jantungnya,
karena tubuhnya tidak cocok dengan tekanan atmosfer Bumi. Sehingga, mau tidak
mau demi kesembuhannya, Ia harus di kembalikan ke Mars.
Cinta Gardner terhadap Tulsa amatlah kuat, sehingga ia
mengambil keputusan untuk menemuinya. Gardner tak ingin kembali ke Mars. Ia
hanya ingin di Bumi bersama Tulsa, sekaligus mencari keberadaan ayahnya.
Film ini seolah mengajarkan kita untuk menikmati segala hal
yang ada di Bumi. Seperti seoarng Gardner Elliot, terpesona dengan keindahan
yang dimiliki bumi.
Bertemu orang baru, penasaran dengan hal-hal baru, seperti
mandi hujan untuk pertama kalinya dan lain sebagainya. Gardner juga membuktikan
bahwa cinta LDR tak selamanya kandas.
Selain itu, Gardner seolah mengingatkan kita dengan
pertanyaan sederhanya yang bunyinya seperti ini: “Apa yang paling kau
sukai dari bumi?”
Kira-kira, jika kita adalah salah satu manusia yang
ditanyakan Gardner tentang Bumi, apa jawaban yang akan kita berikan padanya?
Selama menonton film ini, saya juga mengutip beberapa kata
motivasi yang sangat menginspirasi. Barangkali, beberapa kata motivasi ini,
dapat dijadikan inspirasi dalam kehidupan kita.
Berikut beberapa kata motivasi yang saya kutip dari
film “The Space Between Us” untuk sahabat rantau yang
membutuhkan inspirasi:
“Saya menginginkan bumi, tetapi bumi tak menginginkan saya”
(Gardner Elliot)
“Mengambil risiko tanpa rasa takut adalah pemberani. Tapi
mengambil risiko saat takut, itu jauh lebih berani. Keberanian adalah mengatasi
rasa takut itu sendiri” (Sarah Elliot)
“Bagaimana aku bisa diperlukan, jika tak seorang pun tahu
bahwa aku ada” (Gardner Elliot)
“Hanya karena sesuatu terdengar gila bukan berarti itu tidak
benar” (Gardner Elliot)
“Saya takut, saya tidak akan tahu bagaimana menjadi manusia.
Anda menjadikan saya manusia. Dan apa pun yang terjadi, itu sepadan. Semuanya”
(Gardner Elliot).
Bagi sahabat rantau yang penasaran dengan film ini, bisa
nonton di Youtube sebagai hiburan untuk akhir pekan anda. Atau barangkali
sekedar mengisi waktu luang.
Demikian artikel tentang “Pertemuan Gardner Elliot dan Tulsa
dalam Film Fiksi “The Space Between Us”, Menginspirasi Anak Rantau yang LDR”.
Mudah-mudahan bermanfaat bagi para sahabat rantau sekalian.


0 Komentar