Menakar Rindu – Puisi Karya Arnold Taninas

1/

Kadang kami rindu,

Membajak sawah dan makan di atas pematangnya,

Sambil bercerita tentang irigasi yang airnya kadang macet.

 

2/

Kadang kami rindu,

Berkumpul dan bergurau selepas petang,

Berbagi cerita tentang kekuasaan Tuhan,

Yang menyelimuti seluruh kehidupan,

Termasuk biji padi yang kemarin baru saja ditabur,

Perlahan merangkak dengan kecambahnya.

 

3/

Kadang kami rindu,

Tak tersibukkan oleh dunia dengan segala warnanya,

Sebab kami hanya ingin menikmati pagi,

Dalam secangkir kopi milik mama.

Foto: Arnold Taninas

4/

Ma…

Menakar rindu ibarat menghitung pasir di pesisir,

Apa lagi getir?

Saya rindu.

 

Posting Komentar

0 Komentar