Apa
yang salah pada dirimu, sehingga kau tidak menulis lagi? Padahal kau sendiri
yang bilang bahwa kau akan terus menuliskan catatan-catatan kecilmu sebagai
cerita perjalanan pengembaraanmu. Kenapa semangat itu kini perlahan redup?
Kembalilah
untuk menulis karena dunia membutuhkan tulisan-tulisanmu. Kau harus merawat
kembali apa yang sudah kau bangun sebagai rumahmu.
Rumah
tempat anak-anak rantau menemukan inspirasi. Rumah tempat mereka bisa bertukar
cerita.
Jangan
hiraukan pendapat orang lain tentang tulisan-tulisanmu. Sebab mereka tak akan
mengerti dengan jalan pikiranmu. Setiap orang terlahir dengan pengalaman dan
cerita hidup yang berbeda. Menulislah dengan gaya bahasamu sendiri.
Buatlah hidupmu menjadi bermakna lewat tulisan
kecilmu. Siapa tahu kata-katamu dapat mengobati hati anak-anak rantau yang
sedang galau. Siapa tahu puisi-puisimu dapat menjadi inspirasi bagi kehidupan
ini.
Dan ingatlah akan satu hal bahwa apabila engkau
telah menulis, kelak tulisanmu akan abadi meskipun tubuhmu telah tiada.
Oleh karena itu, kembalilah untuk menulis.

0 Komentar